Feeds:
Posts
Comments

Archive for January, 2010

APAKAH ISA WAFAT?

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلا اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا
بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا

Dan karena perkataan mereka: “Kami telah membunuh Isa Almasih putra Maryam, Utusan Allah”-padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi demikianlah ditampakkan kepada mereka. Dan mereka yang berselisih pendapat selalu dalam keraguan mengenai itu, tanpa didasari suatu pengetahuan selain dengan perkiraan saja, dan yang mereka bunuh tidak meyakinkan. Tetapi Allah telah mengangkatnya ke hadirat-Nya. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.  An-Nisa 4.157-158

Ayat tunggal inilah yang paling sering digunakan bagi menyangkal kematian dan penyaliban Isa. Jika ayat ini memang menyangkal kematian dan penyaliban Isa, maka memang benar bahwa ada sebuah perbedaan yang tidak bisa diselaraskan di antara Injil dan Qur’an. Kalau begitu, satu daripadanya adalah benar dan yang satu lagi itu palsu, dan apa yang palsu itu tidak mungkin merupakan Firman Allah karena tidak mungkin bagi Allah untuk berbohong atau berdusta. Sayangnya, tafsiran Islami tradisional telah menjadikan Allah sebagai pengarang kebohongan. Dan dengan menafsirkan ayat ini seperti ini, bukan saja Al-Qur’an bertolak belakang dengan Injil, tetapi juga Al-Qur’an dengan Al-Qur’an sendiri. Al-Qur’an sendiri menyatakan berulang kali bahwa Isa wafat. (more…)

Read Full Post »