Feeds:
Posts
Comments

Saya merekomendasikan buku yang dapat dibaca secara gratis online ini, yang membahas ajaran Trinitas dalam Alkitab: www.theonlytruegod.org/id

Sedang menulis buku…

Maaf kepada para pengunjung yang setia. Buat sementara waktu tidak ada artikel baru. Soalnya sedang mengerjakan project buku…

ISA, ANAK ALLAH?

وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَنُ وَلَدًا

لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْئًا إِدًّا

تَكَادُ السَّمَاوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ الأرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا

أَنْ دَعَوْا لِلرَّحْمَنِ وَلَدًا

وَمَا يَنْبَغِي لِلرَّحْمَنِ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا

Dan mereka berkata: “Tuhan yang Maha Pemurah mengambil anak”. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan suatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh karena mereka mendakwa Allah yang Maha Pemurah mempunyai anak. Maryam 19.88-92

Al-Quran mengutuk dengan istilah paling keras gagasan bahwa Allah memperanakkan seorang anak. Dan kutuk itu menggema di seluruh Al-Quran. Selain dari ayat yang telah disebutkan diatas, kita dapat melihat ayat-ayat serupa di: Al-Baqara 2.116, An-Nisa 4.171, Al-Anaam 6.101, Yunus 10.68, Al-Isra 17:111, Al-Kahf 18.4, Maryam 19.35, Al-Anbiya 21.26, Al-Mumenoon 23.91, Al-Furqan 25.2, Az-Zumar 39.4, Az-Zukhruf 43.81, Al-Jinn 72.3, Al-Ikhlas 112.3.

Namun siapapun yang membaca Alkitab akan segera melihat bahwa Allah memperanakkan seorang anak, yang merupakan salah satu pesan terpenting di dalam Injil. Bahkan, Dia bukan hanya memiliki seorang anak, Dia juga memiliki banyak anak laki-laki dan perempuan! Memanggil Allah ”Abba Bapa” sepertinya merupakan cara yang paling disenangi Isa untuk memanggil Allah, dan Isa mengajarkan kepada kita semua untuk memanggil-Nya dengan cara yang sama.

Continue Reading »

APAKAH ISA WAFAT?

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلا اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا
بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا

Dan karena perkataan mereka: “Kami telah membunuh Isa Almasih putra Maryam, Utusan Allah”-padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi demikianlah ditampakkan kepada mereka. Dan mereka yang berselisih pendapat selalu dalam keraguan mengenai itu, tanpa didasari suatu pengetahuan selain dengan perkiraan saja, dan yang mereka bunuh tidak meyakinkan. Tetapi Allah telah mengangkatnya ke hadirat-Nya. Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.  An-Nisa 4.157-158

Ayat tunggal inilah yang paling sering digunakan bagi menyangkal kematian dan penyaliban Isa. Jika ayat ini memang menyangkal kematian dan penyaliban Isa, maka memang benar bahwa ada sebuah perbedaan yang tidak bisa diselaraskan di antara Injil dan Qur’an. Kalau begitu, satu daripadanya adalah benar dan yang satu lagi itu palsu, dan apa yang palsu itu tidak mungkin merupakan Firman Allah karena tidak mungkin bagi Allah untuk berbohong atau berdusta. Sayangnya, tafsiran Islami tradisional telah menjadikan Allah sebagai pengarang kebohongan. Dan dengan menafsirkan ayat ini seperti ini, bukan saja Al-Qur’an bertolak belakang dengan Injil, tetapi juga Al-Qur’an dengan Al-Qur’an sendiri. Al-Qur’an sendiri menyatakan berulang kali bahwa Isa wafat. Continue Reading »

JALAN YANG LURUS

إِنَّ اللَّهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ

Sesungguhnya  Allah adalah Tuhan-ku dan Tuhan-mu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus. Ali-Imran 3.5

Pernyataan Isa ini diulang dua kali lagi di dalam Maryam 19.36 dan Az-Zukhruf 43.64. Isa berulangkali menjelaskan kepada kita apa itu jalan yang lurus.

Paralelnya dalam Perjanjian Baru dapat ditemukan di dalam kitab Yohanes 20:27,

Yohanes 20:17 Kata Yesus kepadanya: “Janganlah engkau memegang aku, sebab aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudaraku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang aku akan pergi kepada Bapaku dan Bapamu, kepada Allahku dan Allahmu.”

Continue Reading »

BERKAT DARI TAAT AKAN ISA

وَمُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَلأحِلَّ لَكُمْ بَعْضَ الَّذِي حُرِّمَ عَلَيْكُمْ وَجِئْتُكُمْ بِآيَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ

Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) dari Tuhan-mu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Ali-Imran 3.50

Hukum Taurat ditulis oleh jari Allah [Kel. 31:18, 34:1], dan merupakan kata-kata perjanjian antara Allah dan Israel. Dan Isa datang untuk mengubahnya! Dengan kata lain, Isa datang untuk membawa sebuah perjanjian baru dan bersama dengan itu sebuah Hukum yang baru , yang disebut dengan Hukum Kristus [1Kor. 9:21, Gal.6:2]. Bahkan, kitab Midrash sebelum Kekristenan, telah bernubuat kalau Allah akan memberikan kepada semua orang saleh sebuah Hukum baru melalui Mesias [Aleph-Bait diR. Akiba, BhM 3:27-29]. Continue Reading »

وَرَسُولا إِلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنِّي قَدْ جِئْتُكُمْ بِآيَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ أَنِّي أَخْلُقُ لَكُمْ مِنَ الطِّينِ كَهَيْئَةِ الطَّيْرِ فَأَنْفُخُ فِيهِ فَيَكُونُ طَيْرًا بِإِذْنِ اللَّهِ وَأُبْرِئُ الأكْمَهَ وَالأبْرَصَ وَأُحْيِي الْمَوْتَى بِإِذْنِ اللَّهِ وَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا تَأْكُلُونَ وَمَا تَدَّخِرُونَ فِي بُيُوتِكُمْ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Ali-Imran 3.49

Dalam artikel ini, kita akan melihat pada hal menakjubkan lainnya mengenai Isa, yaitu: dia menyatakan pada bani Israel tentang apa yang mereka makan dan apa yang mereka simpan di rumah mereka. Namun apa tujuan dari pernyataan-pernyataan tersebut? Apa tujuannya bila mengetahui apakah seseorang itu makan bubur atau stik pada hari tertentu? Yang pasti tidak ada nabi yang pernah diberikan pengetahuan sedemikian ataupun berkeliling memberitahukan hal sekecil ini pada orang lain. Continue Reading »

وَرَسُولا إِلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنِّي قَدْ جِئْتُكُمْ بِآيَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ أَنِّي أَخْلُقُ لَكُمْ مِنَ الطِّينِ كَهَيْئَةِ الطَّيْرِ فَأَنْفُخُ فِيهِ فَيَكُونُ طَيْرًا بِإِذْنِ اللَّهِ وَأُبْرِئُ الأكْمَهَ وَالأبْرَصَ وَأُحْيِي الْمَوْتَى بِإِذْنِ اللَّهِ وَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا تَأْكُلُونَ وَمَا تَدَّخِرُونَ فِي بُيُوتِكُمْ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; Ali-Imran 3.49

Hal lain yang paling menonjol dalam kehidupan Isa disamping pelayanan pengajarannya yang menakjubkan adalah banyaknya mukjizat yang ia lakukan, khususnya mukjizat penyembuhan.  Mukjizat-mukjizat Isa merupakan tanda-tanda, tanda-tanda yang memperlihatkan pemeteraian, pengesahan, atau bukti Allah bahwa pengajaran-Nya adalah benar. Mukjizat-mukjizat tersebut adalah bukti-bukti bahwa Isa diutus oleh Allah: Yohanes 3:2, “tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya.” Continue Reading »

ISA, DIAJAR OLEH ALLAH

وَيُعَلِّمُهُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَالتَّوْرَاةَ وَالإنْجِيلَ

Dan Allah akan mengajarkan kepadanya al-Kitab, Hikmah, Taurat, dan Injil. Ali-Imran 3.48

Ayat ini memberitahukan banyak hal kepada kita tentang Isa. Para malaikat memberitahu Maryam bahwa Allah sendiri akan secara langsung mengajarkan anak yang akan dikandungnya. Di dalam komunitas orang Yahudi, merupakan suatu keharusan bagi para ayah untuk mengajarkan anak mereka mengenai hal yang berhubungan dengan iman. Namun disini, Allah memberitahu Maryam kalau Dia-lah yang akan berfungsi seperti seorang ayah kepada Isa. Disini kita sudah dapat melihat indikasi dari sebuah hubungan ayah dan anak diantara Allah dan Isa.*

Continue Reading »

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلائِكَةِ اسْجُدُوا لآدَمَ فَسَجَدُوا إِلا إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ

Dan ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka bersujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan dan takabur, dan adalah ia termasuk golongan orang-orang kafir. Al-Baqara 2.34

Kita akan melihat pada satu lagi peristiwa besar yang mendampingi penciptaan Adam, yaitu sujudnya para malaikat pada Adam atas perintah Allah. Peristiwa ini boleh dianggap sebagai salah satu peristiwa paling spektakuler di dalam sejarah alam semesta. Untuk menekankan akan pentingnya peristiwa ini, Al-Quran mengulang cerita ini sebanyak tujuh kali. Continue Reading »

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.